Apa yang anda pikirkan ketika anda melihat suatu kemungkaran?Apa pula yang ada di benak anda ketika terdapat peperangan didunia ini dan korbannya adalah orang-orang yang anda sayangi??
Ya…
Kita pasti menginginkan hidup tentram, damai, aman dan sejahtera didunia dan di akhirat.
Tapi alangkah bodohnya kita apabila kita yang sangat menginginkan hal itu terjadi, tidak melakukan sesuatu apapun yang dapat membangkitkan jiwa perdamaian di hati kita?
Alangkah meruginya kita, ditengah-tengah kehidupan globalisasi saat ini, yang seharusnya kita semua dapat hidup berdampingan dengan damai, malah disibukkan dengan beribu cara untuk menghancurkan orang lain.
Wahai saudaraku, di bulan penuh perdamaian ini, dimana pada tanggal 1 januari 2008 kemarin, tepatnya pada saat kita meniup terompet tanda berakhirnya tahun dan dimulainya tahun baru 2008, apakah ada dalam hati dan pikiran kita intuk menghilangkan segala prasangka dan kejahatan kita terhadap orang lain?
Hilangkan semua perasaan buruk dan sikap kita yang menyakiti hati orang lain, hindari perbuatan-perbuatan yang dapat merusak iman kita dan ukhuwah islamiyah kita, perbanyaklah beribadah. Dengan beribadah, kita dapat merasakan perdamaian itu dihati dan pikiran kita tidak lagi dipenuhi oleh berbagai pikiran-pikiran buruk tentang saudara-saudara kita.
Senyumlah, karena senyum itu merupakan dasar seseorang untuk berbuat baik.
Ingatlah bahwa hidup akan mati. Karena hanya orang-orang cerdaslah yang dapat melakukan hal ini. Apakah anda tergolong diantara mereka yang cerdas tersebut?
Wallahu’alam..

Tinggalkan Balasan